Setelah sukses dengan penyelenggaraan Pertemuan Tindak Lanjut Implementasi Hasil Rapat Koordinasi Informasi Geospasial di Jakarta dan Bali, Badan Informasi Geospasial  (BIG) kembali melanjutkan ekspansi tur daerahnya ke wilayah Indonesia timur pada Kamis, 9 Oktober 2014. Kali ini, Makassar, yang merupakan magnet perkotaan di kawasan timur Indonesiaitu menjadi lokasi penyelenggaraan kegiatan tersebut. Kegiatan berskala nasional yang diadakan di Hotel Aston, Makassar ini mengundang perwakilan-perwakilan dari berbagai pemerintah daerah di sepanjang Indonesia timur dan akademisi-akademisi yang memiliki kompetensi di bidang geografi dan geodesi. Meskipun secara geografis, Makassar masuk ke dalam waktu Indonesia, keidentikan budaya dan kemudahan akses dari berbagai wilayah kabupaten/kota di wilayah Indonesia menuju Makassar menjadi pertimbangan akan hal tersebut.
Kegiatan Pertemuan Tindak Lanjut Implementasi Hasil Rapat Koordinasi Informasi Geospasial ini digagas oleh Bagian Hukum BIG yang bekerja sama dengan Bagian Perencanaan dan merupakan bagian dari rencana program kerja Biro Perencanaan, Kepegawaian, dan Hukum BIG selama tahun 2014.
Pertemuan Tindak Lanjut Implementasi Hasil Rapat Koordinasi Informasi Geospasial ini difokuskan untuk membahas secara bersama serta untuk mendapatkan masukan-masukan berarti dari pihak-pihak yang diundang yang terkait dengan:
1)    InaGeoportal dan Jaringan Informasi Geospasial Nasional (JIGN),
2)    Pemetaan Informasi Geospasial Dasar (IGD) berbasis Citra Satelit Resolusi Tinggi (CSRT), dan
3)    Teknis Pemetaan Batas Wilayah Administrasi dan Pemetaan Tata Ruang menggunakan IGD dan CSRT.

Kegiatan Pertemuan Tindak Lanjut Implementasi Hasil Rapat Koordinasi Informasi Geospasial ini dibuka oleh Sekretaris Utama BIG, Dra. Titiek Suparwati, pada pukul 9:00 WIB dan menghadirkan tiga pembicara yang memiliki kompetensi di bidangnya, yakni:
A.   Sesi I mengenai InaGeoportal dan Jaringan Informasi Geospasial Nasional (JIGN), pembahasan dibawakan oleh Sugeng Prijadi, Agung Indrajit, dan Amin Widada.
B.   Sesi II mengenai Pemetaan Informasi Geospasial Dasar (IGD) berbasis Citra Satelit Resolusi Tinggi (CSRT) dibawakan oleh Muhammad Arif Syafe’i.
C.   Sesi III mengenai Teknis Pemetaan Batas Wilayah Administrasi dan Pemetaan Tata Ruang menggunakan IGD dan CSRT dibawakan oleh Guridno Bintar Saputro dan Lulus Hidayatno.
Sementara itu, bertindak sebagai Master of Ceremony adalah Plt. Kepala Bagian Hukum BIG, Sora Lokita, S.H., M.IL dan Akbar Hiznu Mawanda, S.H., M.H. Moderator dibawakan oleh Rahmat Kurniadi Dewantara, S.H. dan Noor Ayhadi, S.Kom.

Kegiatan Pertemuan Tindak Lanjut Implementasi Hasil Rapat Koordinasi Informasi Geospasial di Makassar iniberjalan sukes. Terbukti dengan mampu menyedot animo peserta yang mencapai ratusan orang dari berbagai pihak yang diundang. Daftar registrasi mencatat lebih dari 300 orang menghadiri acara ini. Antusiasme para peserta dalam memberi masukan, saran, dan pertanyaan menambah hidup suasana diskusi yang diadakan dalam dua sesi tersebut. Tidak jarang masukan atau saran yang diberikan oleh peserta menjadi pertimbangan yang membangun. Pada sesi I tercatat ada beberapa pertanyaan dan masukan menarik terkait penyelenggaraan inageoportal dan JIGN ke depannya. Ilham, peserta dari Bappeda Kabupaten Serang Bagian Timur, Maluku, misalnya,  mengatakan bahwa pihaknya belum pernah mendapatkan bimibingan teknis terkait penyelenggaraan Inageoportal dan JIGN ini.Karena itu, beliau memohon agar BIG memberikan pelatihan ke daerah-daerah.Berbeda dengan Ilham, Muhammad Maku, perwakilan dari Bappeda Kabupaten Guanemo, Provinsi Gorontalo menanyakan tentang bentuk koordinasi antara BIG dan daerah yang masih harus diperkuat lagi.